Perbedaan scratch dan Blockly (Shafhah Qonita Andrana)

 


Scratch:

  • Memiliki blok yang berukuran besar dengan warna-warni mencolok sehingga mudah dipahami oleh pemula.
  • Menyediakan area panggung dan sprite sehingga cocok untuk membuat cerita, animasi, maupun game sederhana.
  • Proyek biasanya dijalankan melalui event seperti ketika bendera hijau diklik.
  • Pengguna dapat memberi input lewat blok pertanyaan, dan jawabannya langsung ditampilkan oleh sprite.
  • Mendukung berbagai efek visual seperti gerakan, perubahan kostum, suara, dan tampilan animasi.
  • Setiap perubahan program dapat langsung dilihat pada panggung, membuat proses belajar lebih menarik.
  • Dibuat khusus agar ramah digunakan oleh anak-anak yang baru mulai mengenal konsep dasar pemrograman.
                                                                           Blockly:
  • Bloknya berukuran lebih kecil dan tampilannya lebih sederhana, karena fokus pada logika pemrograman.
  • Tidak menyediakan panggung atau sprite sehingga tidak digunakan untuk membuat animasi.
  • Program dieksekusi dari baris atas ke bawah tanpa pemicu event visual seperti di Scratch.
  • Input biasanya dimasukkan melalui variabel atau tombol pada aplikasi yang memanfaatkan Blockly.
  • Tidak memiliki fitur suara, gerakan, ataupun visualisasi animasi bawaan.
  • Hasil keluaran umumnya ditampilkan sebagai teks, misalnya menggunakan print, log, atau output langsung dari program.
  • Lebih sesuai bagi pengguna yang ingin memahami alur berpikir dalam pemrograman yang mendekati bahasa coding sebenarnya seperti JavaScript atau Python.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN SCRATCH DAN BLOCKLY NADILA RAMADHANI IRWAN